Copas dari FB Joe Khoemiri

 

Kang JJ, siapa yang ga kenal sama orang bandung yang telah berhasil melalui 72 negara di 3 benua dengan mengendarai sepeda motornya (BMW GS 1150 Adventure), wajah murah senyum dan seorang yang low profile, menjadi nilai ++ dari kang JJ. Pada acara workshop itu kang JJ menjadi narasumber dan pada kesempatan itu juga kag JJ berbagi bermacam macam kisahnya selama melalui perjalanan tersebut.

Touring jauh tetep jaga kondisi

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pengalaman beliau yang telah lalu lalang di ranah aspal dan bertemankan debu jalanan. Banyak pertanyaan yang di lontarkan pengunjung workshop tersebut mulai dari bagaimana cara menjaga kondisi fisik saat touring jauh dan beliau menjawab “Jangan tinggalkan air minum (air putih) dan berhentilah setelah 2 jam perjalanan atau kalau tidak memungkinkan berolahragalah di atas motor (dengan menggerakkan kaku dan tangan) supaya aliran darah kita tetap megalir.

Meninggalkan orang yang kita sayang

Kang JJ juga seorang figur bapak, suami yang sangat mencintai keluarganya dan ide untuk beliau melakukan perjalanan panjang ini bermula dari anaknya yang melihat kondisi ketidakdamaian dunia pada saat itu dan itu sangat menjadi inspirasi untuk beliau. Saat ada yang memberi pertanyaan tentang “apakah istri merestui” lalu beliaupun menjawab “Apabila kita menikahi seseorang maka dia harus menikahi VISI DAN MISI kita” jadi dalam kata lain kang JJ sangat mendapatkan full suport dari keluarga.

Mengikuti alur

Dan gw pun ikut memberi pertanyaan bagaimana beliau bisa mensinkronkan antara adat di daerah tersebut sedangkan beliau sendiri yang belum pernah menginjak daerah itu sendiri. singkat namun berarti “dimana bumi di pijak disana langit di junjung” jadi beliau mendengarkan, melihat, dan mengamati setiap tingkah laku setiap orang yang ada di daerah baru dimana dia singgahi. Tidak semua daerah itu mempunyai adat istiadat yang sama dengan daerah asal kita.

Motor gede VS Motor kecil

Pesan kang JJ yang  sangat gw inget “Bukan sejauh apa anda touring, bukan sebesar apa cc motor anda tapi sejauh mana anda menghayati perjalanan anda” Mungkin udah banyak yang bicara seperti ini tapi hegemoni yang beredar di masyarakat kita adalah motor gede = bisa touring jauh, motor kecil = buat kepasar aja dah. Bahkan kang JJ di perjalannnya terkagum dengan pengendara motor 50 cc yang melakukan perjalannan yang luar biasa juga.

Samakan Visi dan Misi

Setiap perjalanan harus ada maksud dan tujuannya dan beliau juga menekankan, apabila kita ingin jalan ke suatu tempat jangan pernah terpaku pada tujuan itu saja, tapi proses perjalanan itulah yang akan membuat tujuan kita lebih berharga, dan juga beliau berkata, otak hati dan perbuatan kita harus satu tujuan, kunci itulah yang beliau pakai dari awal perjalanna 2006 lalu sampai sekarang.

Sungguh pengalaman yang tak terlupakan :D. terima kasih buat bang joe yang udah kasih info acara ini, dan teman teman yang lainya yang ada di sana. Masih ragu juga pakai motor kecil untuk berpetualang??? 😀

Author

1 Comment

  1. Pingback: Sedikit cerita MESTAKUNG. « Di Atas Roda Dua…

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: