Jadi gini ceritanya, beberapa bulan lalu tepatnya bulan April gw habis mengikuti yang namanya BASIC REMOTE PILOT License. Apaan sih itu? seiring kebutuhan gw sebagai freelancer Videografi dan Fotografi gw banyak menggunakan alat yang berkamera, Salah satunya Drone.

Nah, untuk wilayah Indonesia tercinta ini, Drone untuk Hobi dan Rekreasi kini bernaung dibawah organisasi yang namanya FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Yang mana organisasi tersebut di bina langsung oleh TNI AU. Nah segitu dulu pengenalannya. Kali ini gw mau kasih tau ke temen temen sekalian tentang kenapa sih nerbangin drone ga boleh sembarangan?


Nah, banyak kan kejahatan yang dilakukan drone. “Kok cuma yang jeleknya aja sih Om marlin yang dibahas, kan kita cuma penghobi doang nih, Masa ga boleh sih nerbangin drone?” kalo ada yang nanya seperti itu gw bisa kasih jawaban secara logika dan secara undang undang.

Berdasarkan UU No.1/2009 Tentang Penerbangan, PP No.4 Pengamanan Wilayah Udara Nasional, Permanhan No.26/2013 Pengamanan Survey & Pemetaan Wilnass, PM 163.2015 PKPS/CASR Part 107 Small Unmanned Aircrft system, PM 180/2015 Pengendalian Pengoperasian PTA di Ruang Udara Yang dilayani Indonesia dan PM 47/2016 Revisi PM 180/2015. Nah monggo kalo mau searching dan baca baca tentang beberapa peraturan tersebut. Disana di bahas banyak tentang Pengoperasian UAS (Unmanned Aircraft System).

Trus kalo saya masih nerbangin drone apa akibatnya om Marlin?
Nih langsung aja ya…

Pasal 401
udara Indonesia atau pesawat udara asing yang
memasuki kawasan udara terlarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) dipidana
dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00
(lima ratus juta rupiah).

Pasal 402
Setiap orang yang mengoperasikan pesawat udara Indonesia atau pesawat udara asing yang
memasuki kawasan udara terbatas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) dipidana
dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00
(lima ratus juta rupiah).

Pasal 404
Setiap orang yang mengoperasikan pesawat udara yang tidak mempunyai tanda pendaftaran
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun
atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
) Setiap personel pesawat udara yang melakukan tugasnya tanpa memiliki sertifikat kompetensi atau
lisensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling
lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).
(2) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan matinya orang, dipidana
dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak
Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

Pasal 421
(1) Setiap orang berada di daerah tertentu di bandar udara, tanpa memperoleh izin dari otoritas bandar
udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 dipidana dengan pidana penjara paling lama 1
(satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
(2) Setiap orang membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan
keselamatan operasi penerbangan yang membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 210 dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga)
tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Piyeee jonnn, Mengerikan bukan Jooonn… “Trus sekarang gimana dong om Marlin, kalo saya mau nerbangin drone? kan mubazir udah terlanjur beli?” Yaaa tinggal bikin License nya aja, Caranya gampang, bisa langsung cari Informasinya ke Dispotdirga yang ada di Wisma Aldiron. Nanti akan banyak informasinya yang bisa kalian dapatkan disana, mulai dari berapa biayanya, kapan jadwalnya dan apa aja materinya…

Nah segitu dulu ya teman teman, semoga informasinya berguna. Kalo ada yang mau ditanyakan bisa maen maen ke Instagram saya @sumarlinputra

Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: