Jadi gini ceritanya…

Beberapa waktu lalu gw diajak untuk mencoba olah raga yang termasuk ekstrim ini. (Lebay lo lin memanah doang dibilang ekstrim). Coba aje lu memanah trus targetnya apel… tapi di taro di sela sela paha.

Coach dari Jakarta Archery Club

Okey… berlokasi di buperta cibubur. Gw dan banyak blogger yang hadir diberi pengarahan oleh om… oke gw lupa, mari kita sebut om ganteng namanya. Doi adalah pelatih dari Jakarta archery Club.
Diawali dengan pemanasan dilanjutkan step by step basic memanah. Jadi ternyata basic memanah adalah meregangkan tangan, lalu kepala di miringkan 90° dan pandangan lurus ke target. Kebayang kan?

Tim Vultus

Setelah 3x melakukan putaran uji coba kami dibagi perkelompok. Gw, pak didik, dan alki indoride tergabung dalam kelompok Vultus. Biar suasana makin menarik, para coach membuat mini kompetisi. Setelah menjalani perputaran kompetisi yang sengit akhirnya Vultus berhadapan dengan Juozz gandozz yang di anggotakan, Iwan Banaran, Hendrik dan wahyudi. Beberapa kali tim gw sempat memimpin jalannya kompetisi. Sampai akhirnya harus menyerah dengan tim lawan karena tingkat konsentrasi mereka lebih cihuy ternyata.

Pertarungan sengit

Olahraga Fisik dan Mental.

Walaupun olahraga ini ga menyuruh kita untuk lari lari tapi gw cukup banyak mengeluarkan keringat. Ternyata narik busur panah itu berat loh sob. Belom lagi kalo kita harus membaca arah busur, dan juga konsentrasi serta atur pernapasan biar narik busur ga terlalu lama.

Ga cuma buat lelaki, wanita pun bisa memainkan busur panah ini.
Saaisoku
alki Indoride
Pak Didik
IWB
TMC

Idealnya menarik busur hingga melepasnya itu ga lebih dari 10 detik (sori sori nih kalo yang beda pandangan soal ini). Tapi gw ngerasain sendiri kok, kalo kelamaan narik busur bisa gemeteran dan berakhir sasaran melenceng kemana mana.

Yaaaa begitulah cerita sinkat mencoba olahraga menarik ini. Btw, Jakarta Archery Club ini latihan di pacuan kuda pulo mas dan ada satu lagi di daerah jakarta timur. Untuk yang mau coba bisa bayar 100ribuan untuk 2 jam. Maen sepuasnya.

Okhay, thanks for reading…

Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: